Amerika Serikat dan 10 negara ASEAN telah memulai latihan bersama Angkatan laut termasuk latihan drill di daerah sengketa laut China Selatan pada hari senin 1 september lalu. Pemerintah Amerika Serikat menyampaikan bahwa ini merupakan langkah untuk melawan tindakan “Bullying” yang dilakukan China di jalur perairan yang disengketakan. Delapan kapal perang, empat pesawat dan lebih dari seribu personel dari pihak Amerika Serikat dan sepuluh negara dari ASEAN telah mengambil bagian dari latihan pertama ASEAN-U.S. Maritime Exercise (AUMX). Latihan AUMX berlangsung selama lima hari dimulai dari pangkalan Angkatan laut Sattahip Thailand dan berakhir di Singapura.
Latihan ini dilakukan ditengah tengah ketegangan yang sedang melonjak antara Amerika dan China khususnya permasalahan laut China Selatan. Meski demikian ketegangan ini diseimbangkan oleh negara-negara ASEAN yang telah mengambil langkah-langkah yang lebih halus dengan China. Sebelumnya China dan negara ASEAN telah melakukan latihan yang serupa pada oktober tahun lalu. Latihan kekuatan laut yang dipimpin oleh Angkatan laut Amerika dan Thailand ini dilaksanakan dengan menuju ke jalur laut internasional di asia tenggara, termasuk wilayah teluk Thailand sampai dengan laut china selatan.
Pada akhir latihan di Singpura Laksamana Muda Joey Tynch dari armada pasifik angkatan laut Amerika Serikat memberi sebuah pernyataan “ AUMX dapat membangun lebih besar kekuatan maritim ASEAN, dengan mengubah kekuatan Angkatan laut kita bersama menjadi sebuah ikatan angkatan laut, dan dengan kekuatan akan keyakinan bersama di laut Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka”. Selain Thailand dan Amerika serikat, negara yang turut serta dalam latihan ini meliputi, Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Mayanmar, Filiphina, Singapura, dan Vietnam. Dalam sengketa laut China selatan, China mengklaim sebagain besar wilayah laut china selatan yang mana hal ini menjadi tumpang tindih dengan klaim Filipina, Vietnam, Malaysia, Taiwan, dan Brunei dalam jalur laut yang menjadi kepentingan banyak negara lainnya. Jepang dan Amerika Serikat tidak memiliki mengklaim terhadap wilayah tersebut melainkan secara intens kedua negara tersebut menyatakan laut china selatan sebagai kawasan laut Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Laksamana Madya Phil Sawyer sebagai komanda armada laut ke tujuh Amerika Serikat yang berbasis di prefektur kanagawa kota Yokosuka menyatakan bahwa “AUMX memberikan tempat kerja multilateral dalam rangka memprioritaskan keamanan maritime bersama. penyelenggaraan AUMX diketahui juga dilakukan setelah diketahui terdapat aktifitas ilegal kapal survei China di dekat jalur pantai Vietnam bulan lalu.
Menhan Amerika Serikat memberi pernyataan bahwa China tidak akan pernah memenangkan kepercayaan negara tetangganya, begitu pula dengan respek dari komunitas internasional dengan tetap mempertahankan taktik "Bullying"nya.
Amerika Serikat perlahan meningkatkan langkah-langkah militernya dilaut china selatan, dan minggu lalu telah mengirim dua kapal kelas destroyer yang berada pada 12 nautical miles dari dua pulau buatan china. Kedua pulau buatan yang berada di Fiery Cross reef dan mischief reefs dijadikan pusat dari pangkalan udara dan persenjataan kuat lainnya milik china.




Komentar
Posting Komentar